Thursday, April 15, 2010

Kaspay: Transaksi Elektronik Aman dari kaskus


Derasnya arus transaksi yang kini mengarah ke arah belanja elektronik alias non-tunai mendorong sejumlah kalangan untuk mengembangkan produk atau platform yang menjembatani transaksi tersebut.





Kalau di luar negeri ada PayPal, di Indonesia telah hadir KasPay, sistem pembayaran online yang dibesut dan dapat digunakan di Kaskus dan situs-situs lain yang berafiliasi dengan KasPay.

Dilatarbelakangi oleh semakin dekatnya era transformasi belanja konvensional ke arah elektronik atau online. Namun, di Indonesia, KasPay terbentur persoalan kebijakan pemerintah pada bank sentral. Andrew mengatakan, pihak Bank Indonesia tidak memungkinkan seorang user bisa menarik uang yang telah didepositokan. Jadi hanya sebatas deposito dan tidak bisa diuangkan. Alasannya, untuk mencegah adanya money laundring. Kami menghormati kebijakan itu sejauh ini.

Berbicara pengembangannya, ke depan, kaspay berencana untuk membuka akses transaksi dari konsumen ke konsumen, tak hanya sebatas konsumen ke merchant.Dengan KasPay, yang memiliki model bisnis mirip dengan PayPal, semua merchant bisa bergabung. Kalau dengan bank, merchant akan dihadapi dengan proses instalasi yang tidak mudah. Bahkan, merchant harus mengalokasikan budget khusus untuk membangun infrastruktur yang tersambung ke bank tersebut. Kalau begini, UKM akan sulit berkembang,


KasPay diperkenalkan Kaskus awal November tahun lalu, dan go live pada pertengahan Desember. Seluruh proses transaksi KasPay dilakukan melalui transfer (top-up), sehingga relatif aman dari modus penipuan dan pemalsuan kartu kredit. Keamanan transaksi juga dipastikan dengan konfirmasi melalui e-mail dan catatan transaksi.

Cukup dengan membuat account di KasPay, pengguna langsung dapat bertransaksi sebagai pembeli atau penjual atau bahkan keduanya sekaligus. Tanpa kartu kredit, transaksi online dimungkinkan secara cepat, mudah, dan aman.

Di sisi konsumen, kaspay mengadopsi teknologi milik VeriSign sebagai solusi keamanan transaksi. Ia bisa men-enkripsi hingga 128-bit. Kita beli softwarenya juga, lisensinya cukup mahal. Untuk lalu lintas data pengguna, kita andalkan solusi tersebut untuk transaksi aman.

No comments:

Post a Comment